Wednesday, May 25, 2011

"wah.... otak kita hebat....!!!"

Fenomena metafisika, yang terjadi di sekitar kita merupakan vibrasi dari otak kita.
Sungguh, otak kita adalah harta karun yang belum termanfaatkan potensinya,
mari kita menjajal sedikit kemampuan otak kita, semoga energinya mampu membawa kebaikan untuk kita.
Semoga bermanfaat,


Salam Hangat,
Ivan MM
we are SPECIAL!!

==============================================

Cara Kerja Fenomena Metafisika

Metafisik, apapun alirannya percaya dibalik fisik manusia tersimpan energi misterius. Otak manusia terdiri dari bermilyar sel syaraf yang menghasilkan arus listrik lemah memancarkan gelombang elektro magnetik sangat halus. Karena itu, otak yang terlatih memiliki kekuatan gelombang yang sangat kuat yang dapat mempengaruhi sekitarnya.

Otak manusia memancarkan energi. Setiap energi yang mengalir melalui otak manusia dapat dihitung dengan alat yang bernama Electro Encephalo Graphic (EEG). Dari hasil tersebut dapat diketahui bahwa terdapat aliran energi yang memiliki tingkat getaran yang berbeda-beda. Ini berarti bahwa setiap energi yang mengalir di otak memiliki tingkat frekuensi yang berbeda-beda pula. Proses energi di otak terjadi ketika ratusan miliyar neuron (syaraf) saling berhubungan satu sama lainnya. Begitu kita belajar terhadap sesuatu atau memasukkan suatu informasi atau memikirkan sesuatu, maka sesungguhnya kita menciptakan atau memperkuat jalur syaraf antar sel.

Jika kita memikirkan sesuatu semakin sering, maka sesungguhnya kita memperkuat jalur syaraf tersebut. Proses terhubungnya antara sel yang satu dengan sel yang lainnya ketika kita belajar atau memikirkan sesuatu adalah sebuah proses dari impuls-impuls listrik yang berjalan dan menempuh neuron-neuron. Setiap sel otak (neuron) memiliki semacam tentakel yang disebut dengan dendrit (koneksi). Dengan kata lain impuls-impuls listrik yang berjalan dari satu sel menuju ke sel yang lainnya harus melewati penghubung dendrit.

Setiap sel otak memiliki 20.000 (20ribu) dendrit. Proses belajar atau memikirkan sesuatu adalah berarti berjalannya impuls-impuls listrik menempuh jarak antara sel yang satu menuju ke sel yang lainnya dan melewati koneksi (dendrit) ini. Pada ujung dendrit terdapat sebuah celah yang menghubungkan dendrit sel yang satu dengan dendrit sel yang lainnya. Celah ini disebut dengan synaps.

Proses belajar ataupun memikirkan sesuatu berarti juga bahwa sinyal-sinyal listrik itu harus melewati celah tersebut untuk melanjutkan perjalanannya menuju ke sel otak lainnya. Sehingga, semakin sering sesuatu itu dipelajari atau semakin sering kita memikirkan sesuatu maka lompatan sinyal-sinyal listrik pada celah synaps tersebut akan semakin mudah. Dengan semakin kuatnya frekuensi listrik neuron kita, maka berdasarkan prinsip resonansi, frekuensi listrik neuron kita akan bergetar dan mempengaruhi maupun menarik segala sesuatunya yang memiliki kesamaan frekuensi dengan frekuensi listrik neuron yang kita pancarkan

Dalam fisika kuantum meyakini bahwa setiap benda terdiri dari kuanta – kuanta. Sebuah benda terbentuk dari kumpulan molekul – molekul, dan tiap molekul terbangun dari atom dan partikel yang menyusunnya. Sedang partikel sub atom berasal dari energi vibrasi kuanta. Kuanta merupakan vibrasi kuantum yang tak terlihat. Sehingga diyakini bahwa semua benda apapun yang kita lihat sebenarnya susunan dari energi kuanta. Karena apabila dilihat lebih dekat, misal dengan mikroskop nuklir tampak bahwa semuanya tidak padat sama sekali, tetapi terdiri dari rongga – rongga yang berisi getaran energi kuanta yang bergerak sedemikian cepatnya sehingga ’terlihat’ padat oleh matafisik kita. Sehingga dari pemahaman ini, maka seluruh benda baik hidup maupun tidak hidup sebenarnya menyatu. Sama halnya udara disekitar kita yang menyatu, dan semuanya saling mempengaruhi.

Selanjutnya pikiran & niat manusia dapat mempengaruhi getaran vibrasi dari kuanta – kuanta yang ada disekitarnya. Sehingga jika peneliti dari Jepang, Masaru Emoto dapat membuktikan bahwa pikiran manusia yang disampaikan pada air dapat mempengaruhi struktur air tersebut. Dan hal tersebut, dapat menjelaskan kenapa, apa yang dipikirkan secara fokus dan kondisi mental yang tepat dapat mempengaruhi baik bagi diri maupun lingkungan disekitarnya. Dan hal tersebut berasal dari kekuatan pikirannya.


Sumber dari buku The Real art Of Hypnosis

No comments:

Post a Comment