Thursday, May 26, 2011

'' NIKAH, SIAPA TAKUT !! ''




بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيم
ألسـلام عليكم ورحمة الله وبركاته

  • Segala puji bagi Allah Subhanahu Wa Ta’ala, Rabb semesta alam.
    Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurahkan kepada Nabi kita Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassalam, keluarga, para sahabat, dan orang-orang yang mengikuti beliau hingga akhir zaman.

    Bagi anda yang masih sendiri dan sudah ingin menikah (Tapi ga ngaku..) jangan ragu-ragu untuk mengambil keputusan yang tepat yaitu segeralah menikah.
    Biasanya beberapa anak muda atau teman yang berusia dibawah 25 tahun ketika ditanya "kapan nikah?" Mukanya langsung panik malu-malu. Dan menjawab :

    1. " Ah masih lama.."
    2. " Belum siap ah.."
    3. " Belum punya kerjaan.."
    4. " Mau dikasih makan apa nanti..?"
    5. " Nanti dulu.. Belum puas mainnya.."
    6. " Lo dulu deh.." (ngeles)
    7. " Masih kuliah.."
    8. " Belum mapan.."
    9. " Belum boleh sama orang tua.."
    10. " Nikah sama siapa..?"

    Sebenernya semua dari jawaban diatas intinya adalah TAKUT. Tapi kebanyakan kalau ditanya "takut ya?" Jawabannya "Gak koq.."

    Intinya dari semuanya adalah :
    1. Takut tidak memiliki penghasilan untuk biaya hidup berumah-tangga.
    2. Takut gagal rumah tangganya & takut salah pilih.
    3. Takut tidak bisa bagi waktu.
    4. Takut tidak bisa main-main lagi.
    5. Takut untuk dapatkan jodoh yang pas.

    - Kalau anda termasuk yang takut karena tidak memiliki penghasilan atau fix income pastinya anda tidak ingin selamanya tidak memiliki penghasilan. Betul?? (Jawab ya..!). Kalau teori memakai teori berlari. "Lebih kencang mana anda lari dikejar anjing galak dengan anda berlari sendiri?" Tentunya karena kondisi anda akan mengeluarkan performance terbaik anda saat dikejar anjing. Perbandingan lain adalah ketika anda menghitung-hitung bahwa anda harus punya rumah dulu, kendaraan dulu, gaji sekian dulu, maka anda dipastikan terlambat. Jangankan menikah saat anda masih single saja silahkan anda hitung untuk pengeluaran anda bulan depan (semuanya termasuk bayar parkir, jajan, dll) dan bandingkan dengan pemasukkan anda, pasti tidak akan pernah cukup.

    - Takut gagal rumah-tangganya & takut salah pilih. Resiko gagal dimanapun pasti ada tapi bukan berarti anda tidak akan menikah bukan? Tapi setiap resiko ada cara untuk me-minimal-kan. Bagaimana caranya? Yang anda harus tahu dulu adalah VISI anda menikah terlebih dahulu. Apa tujuan anda menikah? Ingin Keluarga yang seperti apa? Ingin mendidik anak bagaimana? Ketika anda sudah punya VISI tersebut maka samakan VISI tersebut dengan calon pasangan anda. Ketika anda sudah sama VISI-nya maka anda akan memiliki kesamaan dalam menyelesaikan setiap masalah bersama pasangan anda.

    - Takut tidak bisa bagi waktu. Seharusnya jika anda takut tidak bisa bagi waktu maka anda harus takut sama hidup anda bukan terhadap pernikahan. Seorang Bill Gates memiliki ribuan urusan setiap hari, sedangkan Bill Gates dengan kita memiliki waktu yang sama yaitu 24 jam dalam 1 hari.

    - Takut tidak bisa main-main lagi. Ini yang paling berbahaya, Mengapa? Karena hal yang paling berharga di Dunia ini adalah WAKTU. Tidak ada satu detikpun yang bisa kita putar kembali. Jika masih belum puas bermain-main maka jangan sedih ketika teman sebaya anda sedang puas-puasnya bermain bersama putra atau putrinya sedangkan anda sendirian saja.

    - Takut tidak dapat jodoh yang pas. Ini biasanya orang-orang yang memang mau nikah tapi belum ada calonnya. Cara paling efektif yah mencari dan meninggalkan. Maksudnya? Kalau ada lawan jenisnya yang cukup memikat hati maka tanyakan saja "apakah dia mau menikah?" Kalau jawaban "tidak.." maka tinggalkan. Tapi kalau jawaban "Mau.." Tanya dulu VISI dalam berumah-tangga yang diinginkan dll-nya.. Kalau tidak ada kesamaan VISI maka tinggalkan saja. Jika sama VISI-nya langsung saja tanpa memikirkan ketakutan yang lainnya.

    Dari tinjauan lain menikah muda itu lebih baik karena banyak efek positifnya :

    1. Bisa punya anak sudah besar sedangkan kita masih belum terlalu tua.
    2. Punya waktu lebih lama dalam membangu rumah-tangga.
    3. Anak yang dilahirkan dari ibu muda maka akan memiliki kualitas yang lebih baik berupa, daya tahan yang lebih kuat & umur yang memungkinkan lebih panjang.
    4. Tentunya keuntungan lainnya.

    Memang benar nikah harus ada persiapan, tapi kalau tidak dimulai menyiapkan kapan terjadinya pernikahan?
    Dokter tidak mungkin bisa menjadi dokter kalau dia tidak banyak praktek dan pilotpun tidak akan pernah terbang jika dia takut terbang.
    Jadi tidak perlu takut. Yang perlu takut ketika semuanya terlambat.

    Selamat Mencoba... Dan Selamat MERASAKAN indahnya pernikahan..

    Kami minta maaf apabila terdapat kekurangan/kesalahan dalam penulisan ini, karena dangkalnya pengetahuan dalam mendalami Islam sebagai agama yang dicintai. Semua hanya berpulang kepada niat baik dan didasari hati yang ikhlas, tulus, serta niat ingin berbagi.

    Wallahu a’lam bish-shawab.

    Smoga bermanfaat.
    Amieeeen,...61x.

    وألسـلام عليكم ورحمة الله وبركات


    sumber :
    Mazz Adeeth AL-Faqir

5 comments:

  1. @geosa dianta : Salam kenal,... Shared & be happy,..... ^^v

    ReplyDelete
  2. Bisa jadi penyemangat

    http://penyux.wordpress.com/2008/05/24/syair-renungan-singkat-untuk-suami/

    ReplyDelete